Kemaren tanggal 30 juni 2009, adalah hari ultah pernikahan papi n mami. Dengan demikian sudah 18 tahun keluarga kita berjalan.
Icha sudah 17 tahun. Ade 15 tahun.
ooo 2 anak papi sudah gadis. Semoga terus tumbuh dengan kebersihan jasmani dan rohani. Jangan kotori segala kesucian yang sudah menjadi fitrah standard manusia. Maksudnya, manusia itu fitrahnya adalah suci. Lalu kehidupan dunia inilah yang mengancam untuk menodai kesucian itu.
Allah SWT membuat Islam bagi manusia agar kesucian tetap terjaga. Islam adalah benteng untuk menjaga kesucian.
Jangan terbawa akan keburukan teman2, tapi terbawalah oleh aktivitas positif mereka.
Tolak tegas2 semua keburukan dan terima sebisanya semua kebaikan.
Jangan terlalu banyak menuntut orang berbuat baik pada kita, tapi paksakan agar kita selalu berbuat baik pada mereka.
Alam 13 tahun.
Sedang dalam pancaroba. Akil balik sudah datang. Itulah masa terombang ambing untuk laki-laki.
Alam, semoga Alam tidak terjebak pada kegiatan teman yang merusak. Otak Alam, hati Alam tadinya bersih. Kalau tidak hati2, maka Alam akan merusak kebersihan fikiran dan hati Alam sendiri. Semua kegiatan buruk ujungnya akan menghancurkan. Masa depan akan suram. Sulit disiplin dan mengontrol diri.
Masa depan ada ditangan Alam dan perjalanan kearah sana masih jauh. Bisa mulus, bisa juga sulit. Tapi sifat rajin bisa memudahkan segalanya.
Berpegang pada tali Allah, maka Alam akan selamat.
Thaya 9 tahun.
I miss u Thaya. Semoga Allah terus menjaga Thaya kemanapun Thaya berada.
Diamankan dari kejahatan, dari kelakuan buruk, dari pengaruh tidak baik, dari mara bahaya dsb. Kalau ada teman yang punya kelakuan tidak baik, jangan ditiru. Kalau bisa Thaya kasih nasihat. Terus belajar shalat karena shalat menjaga Thaya dari kejahatan dunia ini. Shalat adalah penjaga.
Sudah 18 tahun papi mami membentuk rumah tangga. Ujian terberatnya adalah papi terpisah dari keluarga yang papi cintai.
Semoga kelak kita semua akan berkumpul kembali...amiiin.
Jagalah nama baik keluarga dimata masyarakat. Satu anak yang berbuat jelek, maka keluarga kita akan ternoda namanya. Masing anggota keluarga bertanggung jawab untuk menjaga kebaikan nama keluarga.
Miss u all
papi.
Wednesday, July 1, 2009
Monday, February 2, 2009
Siapa yang akan dicintai.
O-anak2u.
Kalau papi ditanya orang, "siapa diantara keempat anak2 anda yang nantinya akan dicintai teman2, saudara, atau masyarakat?".
Papi akan jawab: "Yang nantinya akan dicintai siapa saja adalah anak saya yang rajin menyayangi orang lain, membantu, perduli pada siapa saja yang butuh pertolongan.
Kalau diantara keempat anak papi yang punya sifat baik seperti itu, dialah yang akan dicintai siapa saja kemanapun berada.
Ya..semoga saja keempat anak papi seperti itu semua. Amiin.
o2 Februari 2009.
Bahrain.
Monday, January 26, 2009
Hanya sementara
Anak2u,
Anak2u,
Yang dimaksud Rasulullah adalah kita hidup didunia ini hanya sebagai tampat persinggahan. Sifatnya hanya sementara. Bukan tujuan akhir kita.
Dunia ini adalah kesempatan untuk mengumpulkan tiket untuk mendapatkan tempat yang nikmat di akhirat nanti.
Umur yang diberikan Allah SWT untuk kita didunia ini jaauuh lebih pendek dari ketika kita di akhirat nanti dimana kita tidak akan mati.
Sayang sekali banyak manusia nggak menerti masalah ini. Mereka membuang waktu dengan sia-sia.
Semoga anak2u menjadi hamba Allah yang terbuka matanya hingga terus berbuat kebaikan dan hal yang positif selama hidup didunia ini.. Amiin.
Papi miss you all.
Bahrain
27 Januari 2009
Pada suatu waktu Rasulullah saw. sedang tidur-tiduran di rumahnya berlepas lelah. Dia berbaring di atas tikar yang terbuat dari daun-daun tamar yang dianyam. Tiba-tiba seorang sahabatnya yang bernama Ibnu Mas’ud datang berkunjung. Oleh karena Rasulullah pada waktu itu tidak memakai baju, maka terlihat jelas oleh Ibnu Mas’ud bekas anyaman tikar yang melekat pada punggung Rasulullah. Melihat peristiwa ini Ibnu Mas’ud amat sedih, dan mengalirlah air matanya. Sungguh-sungguh tidak pantas rasanya seorang Rasul kekasih Allah, seorang kepala negara dan seorang panglima tertinggi yang kehidupannya seperti ini.
Dengan terharu Ibnu Mas’ud berkata: “Ya, Rasulullah! Bolehkah saya membawakan kasur kemari untuk tuan?” Mendengar ini Rasulullah saw. bersabda: “Apalah artinya kesenangan hidup di dunia ini bagiku. Perumpamaan hidup di dunia ini bagiku tidak ubahnya seperti seorang musafir dalam perjalanan jauh yang singgah berteduh di bawah pohon kayu yang rindang untuk melepaskan lelah. Kemudian dia harus berangkat meninggalkan tempat itu untuk meneruskan perjalanan yang sangat jauh tidak berujung.”Anak2u,
Yang dimaksud Rasulullah adalah kita hidup didunia ini hanya sebagai tampat persinggahan. Sifatnya hanya sementara. Bukan tujuan akhir kita.
Dunia ini adalah kesempatan untuk mengumpulkan tiket untuk mendapatkan tempat yang nikmat di akhirat nanti.
Umur yang diberikan Allah SWT untuk kita didunia ini jaauuh lebih pendek dari ketika kita di akhirat nanti dimana kita tidak akan mati.
Sayang sekali banyak manusia nggak menerti masalah ini. Mereka membuang waktu dengan sia-sia.
Semoga anak2u menjadi hamba Allah yang terbuka matanya hingga terus berbuat kebaikan dan hal yang positif selama hidup didunia ini.. Amiin.
Papi miss you all.
Bahrain
27 Januari 2009
Sunday, January 25, 2009
Melihat kebawah.
Anak2u,
malam ini papi lihat penderitaan anak-anak di Afrika, Tanzania, Uganda.
Orang tua mereka meniggal karena penyakit. Ada juga kerena perang. Mereka kelaparan terbengkalai dirumah2 yang terbuat dari bambu dan kardus. Mereka lapar. Mereka tidak bisa sekolah.
Anak2u, kalau kita melihat mereka, bersyukurlah dengan hidup yang kita dapat sekarang ini.
Kita mendapat pakaian, mendapat pendidikan, bisa makan.
Kalau kita melihat keatas dimana orang kaya bergelimang dengan harta, bermain dengan kemewahan, maka hati kita akan gelisah. Pada akhirnya kita akan menjadi tamak atau serakah.
Tapi kalau kita melihar segala penderitaan yang dialami mereka yang tidak mampu, maka kita selalu akan bersyukur atas apa yang sudah kita punya.
Satu prinsip ini kita pegang, kita akan hidup tenang di dunia ini dan aman diakhirat.
Karena kita termasuk tidak serakah didunia, dan termasuk orang yang bersyukur.
Semoga kita termasuk golongan yang bersyukur. Amiin.
Papi
Jam 1 malam
26 Januari 2009
Bahrain
UJIAN HIDUP KITA
Annak2u,
Kalau papi ditanya, cobaan apa saja yang paling berat selama hidup papi.
Papi akan jawab. Pertama, Kehilangan Nenek Tebet (Mamanya papi).
Kedua, papi dipisahkan sama keluarga papi.
Perpisahan yang lama.
Kadang kalau rindu datang, air mata mengembang.
Lalu papi jalan sendiri menghibur diri.
Berbulan-bulan hari-hari papi kehilangan melihat anak2u tmbuh besar.
Ketika bertemu kalian sudah bertambah tinggi.
Hilang hari-hari barsama. Hilang canda-canda. Hilang tertawa-tertawa. Saat kita tidak bertemu.
Dalam shalat, setelah shalat, tidak lepas doa papi "Ya Allah, satukanlah aku dengan keluargaku".
Kalau semakin lama tidak bertemu, papi betanya:"Ya Allah sampai kapan?".
Jawaban Allah tidak terdengar.
Yang terdengar adalah janjiNya yang pasti ditepati.
"Kesukaran diapit dengan 2 kemudahan"
Dibalik segala ujian kita yang berat ini, Allah sedang mempersiapkan hadiahNya yang besar.
Sepertinya Allah berbisik "Sabarlah hambaku".
25 Januari 2009
Bahrain.
Subscribe to:
Posts (Atom)